Puisi: Luka FlobaMora

Puisi: Luka FlobaMora


         Sumbe;     Dokumen  Pribadi

Karya: John Dewa Bayu Samudra 

Diamku lirih membisik negri Indonesia 
haruskah cita mulianya berakhir nyawa?
tumpah air mata kepedihan tak terkira 
kabar duka menoreh luka nusa Flobamora 

Flores Larantuka Lewotala 
tanah ketuban yang kau tinggalkan 
demi secercah asa bahagia sejahtera 
rela tubuhmu melepas pelukan kasih ibunda 
dan kini kau kembali  tanpa canda tawa


Sunyi...
Sepi...

Dimanakah hati , dimanakah Tuhan 
perih pedihku bertanya pada keadilan
ketika kabar mewarta serupa misteri  tubuhmu tak bernyawa di garis batas kemanusiaan 

Haruskah mata dibalas mata 
ataukah darah dibalas darah 
pun atau nyawa dibalas nyawa 

Tidak.... Tidak... Tidak............
Kami Flobamora adalah manusia 

Salah siapa 
Dosa siapa 
tatkala cita suci anak bangsa 
berakhir di tangan saudaranya Papua 

Selamat jalan Rosalia adikku 
selamat memasuki Yerusalem baru 
tempat terindah penuh susu dan madu 
serahkan perkara ini pada Tuhanmu 


Doa- doa kami 
mantra-mantra leluhur 
nyanyian semesta Flobamora
mengatup tangan mengiringimu pergi 
pulanglah dalam damai 
Amin...amin...amin 

Larantuka,...Maret 2024

Berita Terkait

Posting Komentar

0 Komentar