7 Tipe Penanya yang Membuat Seminar Semakin Dinamis dan Produktif, Apakah Anda Termasuk Salah Satunya?

7 Tipe Penanya yang Membuat Seminar Semakin Dinamis dan Produktif, Apakah Anda Termasuk Salah Satunya?

 

Sumber: Dokumen Pribsdi 

Oleh: Mukhlis, S.Pd, M.Pd.

Diskusi atau seminar adalah salah satu metode ilmiah yang digunakan untuk mencari solusi atas masalah yang dihadapi masyarakat. Forum ilmiah semacam ini bertujuan  membahas isu-isu yang fenomenal, kontroversial, dan sangat aktual, yang sudah menjadi perhatian publik. Namun momen  ini belum memiliki penyelesaian yang memadai.

Topik yang dibahas sering kali menyentuh berbagai aspek kehidupan sosial, politik, ekonomi, atau budaya yang memerlukan kajian mendalam untuk menemukan pemecahannya.

Baca Juga: Supervisi Pengajaran: Strategi Meningkatkan Kualitas Pendidikan yang Berkelanjutan

Biasanya, pihak pemerintah atau lembaga yang berwenang akan menyelenggarakan seminar atau diskusi untuk merespons isu-isu besar yang berkembang di masyarakat. 

Dalam kegiatan tersebut, para tokoh, pakar, dan ahli di bidangnya diundang untuk memberikan pandangan atau ulasan mendalam tentang masalah yang sedang dibahas. Kehadiran mereka sangat penting, karena mereka dianggap memiliki pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif terkait isu yang tengah hangat diperbincangkan.

Dalam acara diskusi atau seminar, para pakar ini berperan sebagai penyaji yang menyampaikan gagasan dan pengetahuan berdasarkan keahlian mereka. Mereka diminta untuk mengulas berbagai aspek yang berkaitan dengan masalah yang dibahas dari sudut pandang ilmiah atau teoritis.

Kegiatan ini biasanya dipandu oleh seorang moderator yang berfungsi untuk menjaga jalannya acara agar tetap fokus dan terarah. Selain itu, peserta seminar yang diundang juga diberikan kesempatan untuk memberikan pandangan, bertanya, dan berdiskusi dengan para narasumber.

Peserta seminar atau diskusi sering kali berasal dari berbagai latar belakang sosial, pendidikan, dan disiplin ilmu yang berbeda-beda. Keberagaman ini menciptakan dinamika yang menarik, di mana berbagai sudut pandang muncul dan saling berinteraksi. 

Baca Juga; Dua Dunia Penelitian, Menggali Perbedaan Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif

Salah satu aspek penting dalam sebuah forum diskusi adalah bagaimana peserta menyampaikan pertanyaan atau tanggapan terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber. 

Dalam ilmu retorika, terdapat 7 (tujuh) tipe penanya yang dapat ditemukan dalam sebuah seminar atau diskusi. Setiap tipe memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda dalam mengajukan pertanyaan.

1.Tipe Penguji

Penanya tipe ini memiliki kecenderungan untuk menguji pengetahuan atau pemahaman narasumber. Meskipun mereka sudah mengetahui jawabannya, mereka mengajukan pertanyaan untuk menguji kredibilitas atau kemampuan narasumber dalam menjelaskan isu tertentu. Tipe ini sering disebut sebagai penguji atau “questioner.”

2. Tipe Bertanya untuk Orang Lain 

Tipe ini mengajukan pertanyaan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk kepentingan peserta lainnya. Tujuannya adalah agar informasi yang mereka peroleh bisa sampai kepada orang lain. 

Penanya tipe ini sering dianggap bijaksana karena tujuannya adalah untuk membagikan pengetahuan atau informasi yang bermanfaat bagi semua pihak.

3. Tipe Perusuh

Tipe penanya ini sering kali menimbulkan kerusuhan atau kontroversi dalam diskusi. Mereka sering mengajukan pertanyaan dengan nada yang provokatif atau dengan bahasa yang kasar, sehingga memicu perdebatan yang panas. Biasanya, tipe ini tidak peduli dengan etika diskusi dan lebih mementingkan menciptakan ketegangan.

4.Tipe Mendamaikan

Ketika perdebatan atau diskusi mencapai jalan buntu atau terjadi ketegangan, penanya tipe ini muncul dengan argumen yang dapat meredakan situasi. 

Mereka berusaha memberikan solusi yang menenangkan dan menawarkan perspektif alternatif yang bisa mempertemukan kedua belah pihak. Bahasa yang digunakan cenderung lembut dan menyejukkan, sehingga mampu meredakan ketegangan dalam diskusi.

5.Tipe Aktualisasi Diri

Tipe ini lebih fokus pada kepuasan pribadi daripada pada tujuan diskusi. Penanya tipe ini mengajukan pertanyaan agar dirinya dikenal atau diakui oleh peserta dan narasumber. 

Mereka cenderung lebih tertarik pada bagaimana orang lain melihat mereka, daripada pada isu yang sedang dibahas. Bagi mereka, kesempatan untuk menunjukkan eksistensinya lebih penting daripada mencari jawaban atas masalah yang sedang dibicarakan.

6.Tipe Pembelajar

Penanya tipe ini sangat antusias dalam mengikuti diskusi. Mereka mengajukan pertanyaan karena benar-benar ingin memahami lebih dalam tentang topik yang sedang dibahas. 

Tipe ini dikenal dengan rasa ingin tahunya yang tinggi dan semangat untuk belajar. Mereka sering kali bertanya berulang kali dan mungkin membuat peserta lain atau narasumber merasa sedikit jenuh, tetapi tujuan mereka adalah untuk memperkaya pengetahuan mereka sendiri.

7.Tipe Pembanding

Meskipun memiliki pengetahuan yang cukup tentang masalah yang sedang dibahas, penanya tipe ini tetap mengajukan pertanyaan sebagai upaya untuk memperkuat atau membandingkan pemahamannya dengan pandangan narasumber. 

Mereka sering menggunakan pertanyaan untuk menguji apakah argumen atau konsep yang mereka miliki sesuai dengan pandangan para pakar. 

Tipe ini sering kali mengajukan pertanyaan dengan bahasa yang lebih formal atau teknis, seolah ingin menunjukkan keahlian mereka dalam bidang tertentu.

Baca Juga: Menggali Kekayaan Budaya Melalui Penelitian Sastra: Mengapa Mahasiswa Enggan Meneliti Sastra

Masing-masing tipe penanya memiliki peran dan kontribusi yang berbeda dalam sebuah diskusi atau seminar. Keberagaman dalam cara bertanya dan mengajukan argumen ini membuat forum ilmiah menjadi lebih dinamis dan menarik. Bagaimana dengan Anda? Tipe penanya manakah yang paling sering Anda perankan dalam sebuah diskusi atau seminar?

Simpulan

Diskusi atau seminar merupakan metode ilmiah yang efektif untuk mencari solusi terhadap berbagai masalah sosial, politik, ekonomi, dan budaya yang sedang berkembang di masyarakat. 

Forum ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pakar dan tokoh yang berkompeten, untuk memberikan pandangan yang mendalam tentang isu-isu aktual yang belum terpecahkan. 

Keberagaman peserta, yang berasal dari latar belakang yang berbeda, memperkaya dinamika diskusi dan menghasilkan beragam sudut pandang yang bermanfaat dalam menemukan solusi yang lebih komprehensif.

Berbagai tipe penanya yang ada dalam diskusi atau seminar juga berperan penting dalam memperkaya jalannya acara. Setiap tipe penanya, mulai dari yang menguji hingga yang mencari pemahaman lebih dalam, membawa kontribusi yang berbeda dalam mengarahkan diskusi. 

Keberagaman ini menjadikan seminar lebih dinamis dan produktif, memfasilitasi pertukaran informasi yang lebih efektif dan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang topik yang dibahas.


Penulis adalah  Guru  Bahasa  Indonesia,  Saat Ini Mengajar di SMA Negeri 1 Lhokseumawe 


 

Berita Terkait

Posting Komentar

0 Komentar